Mari Peduli Keselamatan Bersama

Ketika saya membuka tret posting serempak tentang public safety di milis komunitas Loenpia.net, saya tau saya tidak cukup tau dengan public safety. Tentu bukan dalam arti kata, karena secara arti kata tentu sangat mudah mengartikannya. Lebih tidak gampang lagi ketika saya ingin membuat postingan ini. Berbagai referensi yang saya baca, memang mamahamkan saya tentang public safety, tapi tidak juga saya temui sudut pandang untuk menulisnya.

Tapi justru itu yang membuat saya tetap berusaha keras membuat postingan ini. Kita tau berbagai peristiwa yang disebabkan kurangnya perhatian public safety di Indonesia telah banyak menyebabkan korban jiwa. Lebih tragisnya pemerintah bisa dikatakan tidak memberi perhatian yang cukup. Paling gampang untuk diambil contoh adalah kasus “lumpur Lapindo”. Kita semua tau bagaimana keadaannya dan bagaimana penanganan pemerintah untuk kasus ini. Continue Reading

Tiga Jalan Cinta

Percayalah tiap manusia memiliki jalan cintanya sendiri. Dan kita bisa merenungi bagaimana jalan cinta yang sedang kita jalani sambil menikmati goyang maut seorang Dian Sastrowardoyo. Saya sendiri sampai “glekk” melihat liukan seksi Dian Sastro dalam sebuah adegan di atas panggung dangdut, sambil ingat ortu di rumah, dan menyadari betapa berharganya masih memiliki ortu.

Saya rasa orang lain yang menonton film 3 Doa 3 Cinta ini juga akan merasakan sesuatu yang tidak jauh berbeda dengan yang saya rasakan saat menonton film tersebut. Mungkin sesekali kita juga akan terpingkal menyaksikan beberapa adegan satir yang sebenarnya sangat menohok prilaku kita sehari-hari. Seperti ketika Dona Satelit (Dian Sastrowardoyo) mencium Huda (Nicholas Saputra) dan Huda mengucapkan kalimat istighfar. Adegan tersebut sepertinya sangat lucu, tapi begitulah adanya kehidupan seorang santri. Continue Reading

Pertanyaan Kejam untuk Blog

Apakah blog bisa mengatasi kemiskinan? Apakah blog bisa membantu petani dan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraannya?

Pertanyaan tersebut meluncur begitu saja dari mulut seorang wartawati sebuah harian besar di tanah air. Wajahnya yang cantik semakin menenggelamkan saya dalam riuh suara gelak tawa pengunjung kafe. Sebagai blogger gadungan, saya tidak cukup siap untuk menjawab pertanyaan tersebut. Dan sudah bisa ditebak, jawaban yang saya berikan tentu sama sekali tidak membuatnya bangga berada di depan saya. Continue Reading

Menjadi Loenpia.Net Adalah Kutukan

Ya, ada beban berat yang dibebankan di pudak Loenpia. Bisa jadi beban itu lebih berat daripada yang dipikul Walikota Semarang. Ah saya terlalu berlebihan? Ok beri saya waktu untuk menjelaskannya.

Begini, kamu tahu Semarang kan? Kota yang pernah dijadikan ibu kota waktu pendudukan Belanda saat menjajah wilayah yang sekarang diberi nama Indonesia ini, diakui atau tidak memang menyimpan berbagai tempat dan sejarah yang patut dibanggakan. Ironisnya generasi di atas kita, yang telah tinggal dan mencari penghidupan di Semarang, tidak cukup peduli dengan kota yang pernah dijuluki sebagai Venice van Java ini. Continue Reading